Seperti yang kita ketahui bersama, orang Indonesia terkenal di dunia karena keeksisannya di dunia maya. Pada waktu Friendter pertama kali dirilis, orang Indonesialah yang menjadi pengguna terbanyak. Waktu Facebook dikenal, Indonesia pun menduduki peringkat pertama sebagai negara pengguna terbanyak akun jejaring sosmed (Sosial Media). Dan ketika Twitter merajai dunia, Indonesia berada di peringkat kedua setelah Amerika Serikat sebagai pengguna terbanyak. Bahkan Indonesia mendapat predikat sebagai negara "paling berisik" di Twitter karena paling rajin menulis dan meng-update status di jejaring tersebut.
Sakin eksisnya, tidak heran justru banyak orang Indonesia yang juga meraih popularitas dari dunia tersebut. Siapa saja orang Indonesia yang terkenal berkat jejaring sosial media? Ini dia orangnya...
1. SINTA DAN JOJO
Nama lengkap kedua gadis cantik ini Sinta Nurmansyah (Sinta) dan Jovita Adityasari (Jojo). Sebelum populer di tahun 2010 silam, mereka hanyalah mahasiswi biasa dari sebuah perguruan tinggi di Bandung. Namun sejak menyanyikan lagu "Keong Racun" secara lipsync dan mengunggahnya di Youtube di tahun tersebut, nama keduanya langsung bersinar. Lagu yang mereka nyanyikan menjadi populer, begitu juga nama mereka. Bahkan lagu tersebut sempat ditonton hingga 2,1 juta orang. Sebuah prestasi yang luar biasa.
Sejak itu, nama mereka meroket dan dikenal publik. Namun bagaikan petasan yang hanya indah hanya dalam hitungan detik saja, demikian juga nama mereka. Kepopuleran mereka hanya sekejap. Dan kini nama mereka telah nyaris dilupakan publik.
2. UDIN SEDUNIA
Artis instan lain yang sukses berkat Youtube adalah Udin Majnun atau Udin Sedunia, atau bernama asli Sualudin. Berkat mengunduh lagu lucu dan beraksi gokil untuk lagu Udin Sedunia yang diciptakannya sendiri dan diunduh di Youtube beberapa tahun lalu, Udin Sedunia akhirnya dikenal publik. Namanya menjadi kerap muncul di televisi dan dirinya mendapatkan tawaran manggung di sana-sini.
Meski karirnya terbilang sangat cepat melejit sejak muncul di Youtube, namun cahaya keartisannya meredup dengan sangat cepat pula. Kini sudah tidak banyak orang yang terlalu perduli dengan pria Nusa Tenggara Barat ini.
3. BRIPTU NORMAN KAMARU
Tahun 2010, dunia maya kembali dihebohkan dengan munculnya seorang perwira polisi bernyanyi lipsync lagu Bollywood berjudul Chaiya Chaiya. Meski namanya tidak diketahui banyak orang saat pertama kali videonya diunduh, namun akhirnya publik mengenal dirinya sebagai Briptu Norman Kamaru.
Briptu Norman meraih kepopulerannya berkat gaya tari Chaiya Chaiya-nya yang unik serta gaya pura-pura menyanyinya yang terunduh di Youtube itu. Sejak itu, banyak orang yang meniru serta mengimprovisasi gaya tarinya itu. Sakin populernya tarian Chaiya-Chaiya, sempat ada beberapa even yang menggelar lomba menari Chaiya Chaiya secara berkelompok dan beramai-ramai.
Kepopuleran ini membuat Briptu Norman memutuskan untuk keluar dari kesatuannya dan menjadi masyarakat sipil agar bisa lebih fokus di dunia entertainmen. Meski sudah tidak banyak lagi muncul di televisi, Norman (tanpa embel-embel Briptu lagi) masih bekerja di dunia entertainmen, yaitu sebagai Produser band bernama Emonemo.
4. DINDA
Seorang pengguna jejaring sosial Path bernama "Dinda" pada bulan April 2014 silam sempat populer berkat "keluh-kesahnya" di sosial media Path. Bukan berisi hal yang menginsipirasi atau memotivasi namun berisi caci-maki kepada seorang ibu hamil setelah menolak memberikan tempat duduk kepada ibu terseut di kereta api. Tidak hanya mencaci, Dinda bahkan meminta sang ibu untuk keluar dari tempat kerjanya daripada menyusahkan banyak orang dengan kehamilannya tersebut.
Tidak pelak, curahan hati Dinda ini sontak mendapatkan respon yang luar biasa dari banyak orang. Berbagai kecaman, makian balik, serta hujatan melayang kepada Dinda. Bahkan kasus ini sempat menjadi bahan ledekan dan ejekan di layar kaca. Tidak lama setelah itu, Dinda - yang hingga hari ini tidak pernah diketahui identitas aslinya - menuliskan permintaan maafnya lewat akun Path-nya.
5. FLORENCE SIHOMBING
Yang paling anyar adalah Florence Sihombing.Mahasiswi S2 Kenotariatan UGM ini mendadak namanya menjadi sangat terkenal dan menjadi "orang yang paling dicari di Jogyakarta". Bukan lantaran prestasinya yang menjulang, namun gara-gara ulahnya yang kurang berkenan.
Tanggal 28 Agustus 2014 silam, di sebuah SPBU di Jogjakarta, saat terjadi antrian pembelian BBM, Florence yang waktu itu mengendarai motor tiba-tiba masuk ke SPBU khusus mobil dan memaksa untuk diisikan bensin. Karena ditolak oleh petugas SPBU dan disuruh mengantri, Florence naik pitam. Kekesalannya itu kemudian ditumpahkannya lewat jejaring sosial Path, yang mana berisi makiannya terhadap orang Jogyakarta yang dinilainya "miskin, tolol, dan tidak berbudaya". Kontan saja dalam waktu kurang dari 24 jam, ribuan orang berunjuk rasa memprotes dan meminta Florence menarik ucapannya serta meminta maaf kepada masyarakat Jogyakarta.
Tidak hanya itu, Florence terancam dipecat dan dikeluarkan dari institusi tempatnya kuliah saat ini, karena dinilai telah menjatuhkan nama baik sekolah tersebut. Florence sempat mengirimkan permintaan maafnya bagi warga Jogjakarta via jejaring sosial. Meski demikian, dia tetap dijerat hukum pidana dan menjalani hukuman penjara selama beberapa hari.
6. CHIKA
Sosok orang Indonesia paling fenomenal saat ini yang keberadaannya tidak pernah diketahui adalah Chika. Pada tahun 2007, beredar banyak foto syur di berbagai media dunia maya. Sedikitnya ada 500 foto yang mempertontonkan foto dari yang sopan hingga yang seronok dan "mengundang" mata pria untuk tidak hanya sekedar memandang. Semua foto itu menampilkan seorang gadis yang disebut dengan nama Chika.
Berkat foto-foto itulah, namanya menjadi sangat populer. Banyak orang mencari dan mengunduh foto-foto Chika yang tersebar di berbagai media informasi di internet. Tidak hanya itu, di jejaring sosial seperti Facebook pun sempat heboh dengan beredarnya banyak foto-foto Chika, sampai-sampai pemilik akun tersebut akhirnya di-blok oleh Facebook karena dianggap melanggar kode etik.
Siapakah sosok Chika tersebut? Hingga hari ini tidak seorang pun yang tahu. Yang diketahui orang adalah gadis tersebut "mungkin" berasal dari Bandung. Pernyataan ini muncul lantaran foto tersebut pertama kali diunggah di Bandung. Benarkah Chika berasal dari Bandung? Tidak ada fakta yang bisa membuktikan hal itu. Semua informasi yang saya peroleh, tidak dapat menjelaskan latar belakang dan siapa sebenarnya Chika. Belakangan diketahui bahwa nama "Chika" sendiri hanyalah nama panggilan dan bukan nama sebenarnya.
7. BATMAN BIN SUPARMAN
Berbeda dengan banyak orang yang "mempromosikan diri" mereka sendiri di sosmed guna terkenal, pria ini sama sekali tidak pernah melakukan hal seperti itu. Dia justru terkenal secara tidak sengaja gara-gara namanya yang unik. Dan dirinya sendiri tidak pernah mempopulerkan namanya sendiri, namun orang lain.
Berawal pada tahun 2008, saat pria ini - yang waktu itu telah menjadi warga negara Singapura - datang ke Malaysia dan paspornya di-scan di Imigrasi. Gaga-gara namanya yang unik dan lucu, lalu hasil scan itu diunduh ke jejaring Facebook. Sejak itulah nama Batman Bin Suparman menjadi sangat terkenal dan populer. Hasil scan tersebut telah di-copy dan disebarkan ke seluruh jejaring dan meda sosial dunia maya, menjadikannya seorang seleb yang sangat populer berkat namanya yang "tidak biasa". Bahkan ada orang yang dengan isengnya membuat akun Fans Club di Facebook. Akun tersebut hingga kini telah di-Like oleh lebih dari 15,000 orang.
Nama Batman Bin Suparman makin terkenal setelah dirinya pada bulan November 2013 silam ditahan petugas berwajib Singapura setelah terbukti menggunakan narkoba, melakukan pencurian, masuk ke rumah orang tanpa ijin, serta perampokan.
8. DAFFA ABYAN SOFA
Siapa yang tidak kenal anak berusia tiga tahun yang imut dan menggemaskan ini? Ya, sejak diikutsertakan oleh ibunya dalam sebuah kontes foto bayi lucu lewat Instagram, Daffa sontak menjadi seleb. Banyak orang yang langsung jatuh cinta saat melihat rangkaian foto Daffa yang menggemaskan. Kini di usianya yang telah menginjak 3 tahun, ibu Daffa masih rajin memfoto anaknya dalam bebagai pose yang cool, modis, dan menggemaskan.
Hingga hari ini Follower Daffa sudah menjapai 69 ribu orang. Berkat kepopulerannya di dunia maya, Daffa dan keluarganya jadi kerap diundang untuk mengisi acara di stasiun televisi. Meski pun Daffa terkenal sebagai anak yang modis, ibunya tidak pernah bersedia menerima sponsor maupun endorse yang ingin menggunakan anaknya sebagai model. Good Mom.... Love it.... ^_^
Showing posts with label sinetron. Show all posts
Showing posts with label sinetron. Show all posts
Monday, 1 September 2014
Monday, 21 July 2014
Sinetron - Tontonan Paling Diminati Masyarakat Indonesia
Jika di luar negeri ada tayangan televisi semacam opera sabun (soap opera), telenovela, atau sejenisnya, maka di Indonesia dikenal dengan sebutan Sinetron. Ya, sinetron adalah tontonan sekelas opera sabun di mana tayangan ini menampilkan sebuah drama tentang satu hal yang dibuat hingga berseri-seri. Tayangan ini sudah mulai dikenal masyarakat Indonesia sejak tahun 1980an.
Adalah Pak Soemardjono, pendiri Institut Kesenian Jakarta (IKJ) yang mencetuskan istilah "sinetron" untuk tayangan drama berseri di televisi. Sinetron merupakan singkatan dari "sinema elektronik" karena merupakan bentuk tayangan sinema (film) berseri yang ditayangkan di media elektronik (televisi).
SEJARAH SINETRON
Banyak orang meyakini kalau kelahiran sinetron dimulai pada tahun 1980, ketika TVRI untuk pertama kalinya menayangkan sebuah tayangan drama berjudul LOSMEN. Namun banyak juga orang yang mengatakan kalau sinetron lahir pada tahun 1989 saat RCTI menayangkan drama berseri Jendela Rumah Kita, karena untuk pertama kalinya kata "sinetron" digunakan untuk menyebut drama seri tersebut.
Sejak akhir era 1980an - pertengahan era 1990an, stasiun televisi Indonesia mengalami pertumbuhan yang cukup pesat. Jika semula stasiun televisi hanya dimonopoli TVRI, maka pada masa itu, bermunculan stasiun-stasiun televisi swasta seperti RCTI, SCTV, AN-tv, Indosiar, Metro TV, Global TV, Lativi (sekarang TV-One), dan TPI (sekarang MNC-TV). Bahkan stasiun televisi semakin banyak di era 2000an, dengan munculnya stasiun-stasiun televisi lokal di setiap daerah seperti Jak-TV, Bandung TV, Pal-TV, dan lain-lain.
Kemunculan televisi swasta tersebut ikut pula mendongkrak kepopuleran sinetron, karena hampir setiap stasiun televisi (kecuali televisi berorientasi berita seperti TV-One dan Metro TV) menjadikan sinetron sebagai daya tarik dan tontonan utama. Akhirnya bertumbuhlah banyak rumah-rumah produksi (production house) yang membuat sinetron untuk stasiun televisi tersebut. Muncullah sinetron populer seperti Si Doel Anak Sekolahan, Tersanjung, Tersayang, Kehormatan, Pernikahan Dini, Cinta Fitri, Cinta Karmila, dan lain-lain.
Sebagai catatan, Sinetron Tersanjung saat itu (tahun 1998) tercatat sebagai sinetron terpanjang pertama yang pernah dibuat, dengan total 356 episode dan terbagi ke dalam beberapa sekuel (Tersanjung 1 hingga Tersanjung 6).
Meski menjadi primadona, tidak berarti sinetron selalu merajai acara di semua stasiun televisi. Pada tahun 1992 - 1995, kepopuleran sinetron Indonesia diguncang setelah serial dorama Jepang ditayangkan dan meraih sukses yang luar biasa. Adalah dorama Tokyo Love Story yang tayang di tahun 1992 oleh stasiun televisi Indosiar, yang langsung sukses luar biasa. Dorama tersebut diikuti dengan seri-seri dorama yang lain seperti Long Vacation, Beach Boys, Kamisama, dan lain-lain.
Tahun 1995 - 1998, sinetron Indonesia jatuh-bangun kembali karena harus bersaing dengan tayangan telenovela (sinetron dari Meksiko) yang berhasil mencuri perhatian penonton Indonesia. Serial telenovela seperti Maria Mercedes, Marimar, dan lain-lain silih-berganti memenuhi layar kaca di beberapa stasiun televisi. (Di masa itu, SCTV yang paling gencar menayangkan serial telenovela).
Setelah itu, sinetron kembali sesak nafas dijegal oleh kesuksesan serial Taiwan di tahun 1998 - 2002 setelah SCTV menayangkan serial White Snake Legend yang berhasil mencuri perhatian penonton televisi Indonesia. Selanjutnya, serial-serial Taiwan pun banyak memenuhi jam tayang prima di televisi, seperti Kabut Cinta, Belenggu Pintu Cinta, hingga serial paling fenomenal : Meteor Garden. Hadirnya serial-serial ini, sedikit-banyak membuat sinetron Indonesia sempat tidak berkembang dan nyaris ditinggal penonton.
Setelah mengalami gempuran drama televisi asing, di era 2000an sinetron mencoba mengubah strategi dengan menampilkan tema yang lebih beragam dan membumi. Ceritanya banyak mengambil sisi kehidupan masyarakat pinggiran yang hidup di Jakarta. Tema seperti ini berhasil menarik perhatian masyarakat kembali. Meski demikian, lagi-lagi sinetron menghadapi persaingan berat kembali dengan serial drama Korea yang waktu itu hadir dan mengharu-biru penonton di Indonesia. Adalah RCTI yang menayangkan serial Endless Love (2000) yang langsung disambut positif oleh para penonton Indonesia. Fenomena K-Pop terus berlanjut setelah tidak lama, SCTV juga menayangkan serial drama Winter Sonata (2001) yang sama-sama meraih sukses.
Di era 2010-an, lagi-lagi sinetron menghadapi persaingan yang berat dengan munculnya tayangan serial India Mahabharata yang ditayangkan di stasiun televisi AN-tv. Kesuksesan Mahabharata kemudian diikuti pula oleh stasiun televisi MNC-TV yang juga menayangkan serial serupa.
ALUR CERITA SINETRON
Banyak orang mengatakan kalau sinetron Indonesia adalah tontonan tidak bermutu. Jika diminta jujur, maka saya pun akan mengatakan hal serupa. Secara kualitas, sinetron bisa dikatakan tontonan yang sangat buruk. Alur ceritanya sangat monoton dan cenderung sama antara 1 sinetron dengan sinetron yang lain. Bahkan ceritanya sangat terkesan dipanjang-panjangin. Sebuah masalah bisa diulas hingga berseri-seri. Jadi tidak heran jika belakangan ini, sebuah sinetron Indonesia bisa dibuat hingga lebih dari seribu episode (padahal jika ceritanya dipadatin, total episodenya tidak akan lebih dari 10).
Di era 1980-1990an, setiap episode sinetron ditayangkan seminggu sekali. Tapi kini serial sinetron ditayangkan setiap hari (stripping). Dengan penayangan seperti ini, bisa dibayangkan kualitas ceritanya menjadi semakin buruk karena alurnya menjadi semakin dipanjang-panjangkan dan semakin tidak jelas arahnya. Hanya tingkat rating-lah yang akhirnya menjadi penentu akhir cerita dari sebuah sinetron, bukan lagi alur cerita sinetron itu sendiri.
Adalah Pak Soemardjono, pendiri Institut Kesenian Jakarta (IKJ) yang mencetuskan istilah "sinetron" untuk tayangan drama berseri di televisi. Sinetron merupakan singkatan dari "sinema elektronik" karena merupakan bentuk tayangan sinema (film) berseri yang ditayangkan di media elektronik (televisi).
SEJARAH SINETRON
Banyak orang meyakini kalau kelahiran sinetron dimulai pada tahun 1980, ketika TVRI untuk pertama kalinya menayangkan sebuah tayangan drama berjudul LOSMEN. Namun banyak juga orang yang mengatakan kalau sinetron lahir pada tahun 1989 saat RCTI menayangkan drama berseri Jendela Rumah Kita, karena untuk pertama kalinya kata "sinetron" digunakan untuk menyebut drama seri tersebut.
Sejak akhir era 1980an - pertengahan era 1990an, stasiun televisi Indonesia mengalami pertumbuhan yang cukup pesat. Jika semula stasiun televisi hanya dimonopoli TVRI, maka pada masa itu, bermunculan stasiun-stasiun televisi swasta seperti RCTI, SCTV, AN-tv, Indosiar, Metro TV, Global TV, Lativi (sekarang TV-One), dan TPI (sekarang MNC-TV). Bahkan stasiun televisi semakin banyak di era 2000an, dengan munculnya stasiun-stasiun televisi lokal di setiap daerah seperti Jak-TV, Bandung TV, Pal-TV, dan lain-lain.
Kemunculan televisi swasta tersebut ikut pula mendongkrak kepopuleran sinetron, karena hampir setiap stasiun televisi (kecuali televisi berorientasi berita seperti TV-One dan Metro TV) menjadikan sinetron sebagai daya tarik dan tontonan utama. Akhirnya bertumbuhlah banyak rumah-rumah produksi (production house) yang membuat sinetron untuk stasiun televisi tersebut. Muncullah sinetron populer seperti Si Doel Anak Sekolahan, Tersanjung, Tersayang, Kehormatan, Pernikahan Dini, Cinta Fitri, Cinta Karmila, dan lain-lain.
Sebagai catatan, Sinetron Tersanjung saat itu (tahun 1998) tercatat sebagai sinetron terpanjang pertama yang pernah dibuat, dengan total 356 episode dan terbagi ke dalam beberapa sekuel (Tersanjung 1 hingga Tersanjung 6).
Meski menjadi primadona, tidak berarti sinetron selalu merajai acara di semua stasiun televisi. Pada tahun 1992 - 1995, kepopuleran sinetron Indonesia diguncang setelah serial dorama Jepang ditayangkan dan meraih sukses yang luar biasa. Adalah dorama Tokyo Love Story yang tayang di tahun 1992 oleh stasiun televisi Indosiar, yang langsung sukses luar biasa. Dorama tersebut diikuti dengan seri-seri dorama yang lain seperti Long Vacation, Beach Boys, Kamisama, dan lain-lain.
Tahun 1995 - 1998, sinetron Indonesia jatuh-bangun kembali karena harus bersaing dengan tayangan telenovela (sinetron dari Meksiko) yang berhasil mencuri perhatian penonton Indonesia. Serial telenovela seperti Maria Mercedes, Marimar, dan lain-lain silih-berganti memenuhi layar kaca di beberapa stasiun televisi. (Di masa itu, SCTV yang paling gencar menayangkan serial telenovela).
Setelah itu, sinetron kembali sesak nafas dijegal oleh kesuksesan serial Taiwan di tahun 1998 - 2002 setelah SCTV menayangkan serial White Snake Legend yang berhasil mencuri perhatian penonton televisi Indonesia. Selanjutnya, serial-serial Taiwan pun banyak memenuhi jam tayang prima di televisi, seperti Kabut Cinta, Belenggu Pintu Cinta, hingga serial paling fenomenal : Meteor Garden. Hadirnya serial-serial ini, sedikit-banyak membuat sinetron Indonesia sempat tidak berkembang dan nyaris ditinggal penonton.
Setelah mengalami gempuran drama televisi asing, di era 2000an sinetron mencoba mengubah strategi dengan menampilkan tema yang lebih beragam dan membumi. Ceritanya banyak mengambil sisi kehidupan masyarakat pinggiran yang hidup di Jakarta. Tema seperti ini berhasil menarik perhatian masyarakat kembali. Meski demikian, lagi-lagi sinetron menghadapi persaingan berat kembali dengan serial drama Korea yang waktu itu hadir dan mengharu-biru penonton di Indonesia. Adalah RCTI yang menayangkan serial Endless Love (2000) yang langsung disambut positif oleh para penonton Indonesia. Fenomena K-Pop terus berlanjut setelah tidak lama, SCTV juga menayangkan serial drama Winter Sonata (2001) yang sama-sama meraih sukses.
Di era 2010-an, lagi-lagi sinetron menghadapi persaingan yang berat dengan munculnya tayangan serial India Mahabharata yang ditayangkan di stasiun televisi AN-tv. Kesuksesan Mahabharata kemudian diikuti pula oleh stasiun televisi MNC-TV yang juga menayangkan serial serupa.
ALUR CERITA SINETRON
Banyak orang mengatakan kalau sinetron Indonesia adalah tontonan tidak bermutu. Jika diminta jujur, maka saya pun akan mengatakan hal serupa. Secara kualitas, sinetron bisa dikatakan tontonan yang sangat buruk. Alur ceritanya sangat monoton dan cenderung sama antara 1 sinetron dengan sinetron yang lain. Bahkan ceritanya sangat terkesan dipanjang-panjangin. Sebuah masalah bisa diulas hingga berseri-seri. Jadi tidak heran jika belakangan ini, sebuah sinetron Indonesia bisa dibuat hingga lebih dari seribu episode (padahal jika ceritanya dipadatin, total episodenya tidak akan lebih dari 10).
Di era 1980-1990an, setiap episode sinetron ditayangkan seminggu sekali. Tapi kini serial sinetron ditayangkan setiap hari (stripping). Dengan penayangan seperti ini, bisa dibayangkan kualitas ceritanya menjadi semakin buruk karena alurnya menjadi semakin dipanjang-panjangkan dan semakin tidak jelas arahnya. Hanya tingkat rating-lah yang akhirnya menjadi penentu akhir cerita dari sebuah sinetron, bukan lagi alur cerita sinetron itu sendiri.
Subscribe to:
Posts (Atom)










